Rambut Sehat berkilau ala sebuah desa terpencil di China
Rambut seperti mahkota perempuan. Dengan memiliki rambut sehat dan berkilau maka
otomatis akan menambah daya tarik seorang wanita. Tetapi pertanyaannya adalah bagaimana
mendapatkan rambut panjang yang hitam , sehat dan berkilau serta memiliki akar yang kuat
dengan perawatan alami bukan dengan menghabiskan uang ke salon untuk melakukan
perawatan rambut.

Ternyata kunci ampuhnya dimiliki oleh penduduk lokal sebuah desa kuno di Tiongkok, Huangluo.
Sebagian besar wanita etnis Yao di desa yang berada di dalam wilayah Guangxi ini
mempunyai rambut yang sangat panjang, berkilau dan jarang beruban.
Desa ini akhirnya dijuluki ‘Long Hair Village’ atau desa para orang berambut panjang
karena desa ini dipenuhi dengan penduduk wanita yang panjang rambutnya melebihi
1,4 meter.
Keunikan ini tentunya menyedot perhatian masyarakat dunia hingga dicatatkan di
Guiness Book of Records yang menobatkan desa ini sebagai lokasi dengan para wanita
berambut terpanjang di dunia.
Rahasia dari rambut panjang mereka adalah wanita Yao dari desa ini secara turun temurun
menggunakan air sisa menanak nasi atau tajin untuk mencuci rambut mereka. Selama
berabad-abad teknik ini terbukti mampu menciptakan rambut panjang yang indah seperti
para putri kerajaan zaman dahulu.
Air bekas memasak nasi memang mengandung antioksidan, mineral dan Vitamin E yang
mampu meningkatkan elastisitas dan kondisi rambut sehat. Selain itu air beras juga
kaya akan inositol, salah satu kandungan dari karbohidrat yang mampu melindungi
rambut dari kerusakan dan memperbaiki kerusakan yang sudah ada.
Terlebih, kandungan amino acid dalam air beras berperan sebagai penguat akar rambut
dan pemulus bagian luar rambut sehingga kelihatan bersinar.
Wanita di desa ini memotong rambut hanya sekali seumur hidup yaitu ketika mereka
berusia 18 tahun. Dan potongan rambut diserahkan kepada nenek mereka. Ketika mereka
menikah nantinya, potongan rambut itu akan dikembalikan.
Menurut tradisi di desa ini , berambut panjang merupakan hal yang paling berharga
bagi mereka karena dianggap membawa keberuntungan, umur panjang, kemakmuran dan
kekayaan.
Rambut seperti mahkota perempuan. Dengan memiliki rambut sehat dan berkilau maka
otomatis akan menambah daya tarik seorang wanita. Tetapi pertanyaannya adalah bagaimana
mendapatkan rambut panjang yang hitam , sehat dan berkilau serta memiliki akar yang kuat
dengan perawatan alami bukan dengan menghabiskan uang ke salon untuk melakukan
perawatan rambut.

Ternyata kunci ampuhnya dimiliki oleh penduduk lokal sebuah desa kuno di Tiongkok, Huangluo.
Sebagian besar wanita etnis Yao di desa yang berada di dalam wilayah Guangxi ini
mempunyai rambut yang sangat panjang, berkilau dan jarang beruban.
Desa ini akhirnya dijuluki ‘Long Hair Village’ atau desa para orang berambut panjang
karena desa ini dipenuhi dengan penduduk wanita yang panjang rambutnya melebihi
1,4 meter.
Keunikan ini tentunya menyedot perhatian masyarakat dunia hingga dicatatkan di
Guiness Book of Records yang menobatkan desa ini sebagai lokasi dengan para wanita
berambut terpanjang di dunia.
Rahasia dari rambut panjang mereka adalah wanita Yao dari desa ini secara turun temurun
menggunakan air sisa menanak nasi atau tajin untuk mencuci rambut mereka. Selama
berabad-abad teknik ini terbukti mampu menciptakan rambut panjang yang indah seperti
para putri kerajaan zaman dahulu.
Air bekas memasak nasi memang mengandung antioksidan, mineral dan Vitamin E yang
mampu meningkatkan elastisitas dan kondisi rambut sehat. Selain itu air beras juga
kaya akan inositol, salah satu kandungan dari karbohidrat yang mampu melindungi
rambut dari kerusakan dan memperbaiki kerusakan yang sudah ada.
Terlebih, kandungan amino acid dalam air beras berperan sebagai penguat akar rambut
dan pemulus bagian luar rambut sehingga kelihatan bersinar.
Wanita di desa ini memotong rambut hanya sekali seumur hidup yaitu ketika mereka
berusia 18 tahun. Dan potongan rambut diserahkan kepada nenek mereka. Ketika mereka
menikah nantinya, potongan rambut itu akan dikembalikan.
Menurut tradisi di desa ini , berambut panjang merupakan hal yang paling berharga
bagi mereka karena dianggap membawa keberuntungan, umur panjang, kemakmuran dan
kekayaan.
ConversionConversion EmoticonEmoticon